Sabtu, 29 Desember 2018

Tomcat Dan Cara Penanganannya

Tomcat yaitu serangga kecil yang berwarna hitam-merah kekuningkuningan, dengan bahasa latinya Paederus crebinpunctatus dan Paederus sabaeus. Tomcat berukuran sekitar 6-10mm. Serangga ini hidup di dedaunan kering untuk bertelur. Serangga yang juga didiberi nama nairobi fly atau Kenya fly (Wikipedia) ini, tidak menyengat maupun menggigit. Bahaya dari Tomcat yaitu cairan yang ada dalam tubuhnya, yaitu haemolymph yang mengandung pederin, racun besar lengan berkuasa yang menjadikan dermatitis pada kulit. Racun akan dilepaskan jikalau serangga ini pecah dan terkena kulit. Sehingga dimasukankan untuk tidak memencet serangga kecil ini. Makara jikalau Anda menemui serangga Tomcat pada badan Anda, sebaiknya singkirkan serangga ini secara perlahan dari badan anda, tidakboleh hingga serangga ini tergencet dan hancur, sehingga cairan tubuhnya terkena kulit Anda. Teknik yang dimasukankan untuk menyingkirkannya yaitu dengan cara meniup serangga.


Bagi Anda yang tanpa sengaja terkena cairan tomcat dan mengalami pelepuhan kulit diberikut yaitu cara penangannya yang dikutip dari situs healthcaremagic.com.

  • Dari pengalaman seorang medis yang bekerja di kenya, saat banyak masyarakat terkena luka bakar akhir serangga ini, dimasukankan untuk memakai pasta gigi (yang bukan jeli). Hasilnya bekerja sangat baik saat teratur dioleskan pada tempat yang terkena. Ini yaitu cara medis saat berada di alam liar.
  • Bisa juga memakai soothing Lactocalamine lotion, krim antibiotik atau dengan mengompres dengan es pada tempat yang sakit. dan cara terbaik yaitu untuk pergi ke dokter terdekat untuk diobati dengan cara tepat. 

0 komentar

Posting Komentar