Senin, 24 Desember 2018

Al-Qur'an, Kunci Kesejahteraan Manusia

Ramadhan dan Al-Qur`an

Posting sebelumnya sudah didiberikan citra bagaimana bukti kebenaran Al-Qur`an dan bagaimana pula kemukjizatan Al-Qur`an. melaluiataubersamaini keagungan kandungan Al-Qur`an kita seharusnya sudah yakin bahwa spesialuntuk dengan Al-Qur`an dunia ini akan menuju ke arah yang sejahtera. Tentunya dengan cara mempelajari Al-Qur`an secara menyeluruh, tidak spesialuntuk pilih-pilih ayat dan diubahsuaikan dengan keinginan hawa nafsu saja. 

Kesalahan orang yang spesialuntuk mempelajari ayat Al-Qur'an secara terpisah-pisah malah memunculkan banyak sekali kemudharatan. Hal ini disebabkan karena, adanya hawa nafsu insan yang disertai godaan syetan sehingga menganggap baik apa yang diperbuatnya itu, na'uzdubillahi minassyaithan.. 

Semoga dengan melewati puasa di bulan ramadhan ini, banyak muslim yang sudah terbiasa untuk menjaga hawa nafsunya, termasuk bersikap sabar sehingga tidak sembarangan menuduh keburukan orang lain, tidak sombong sehingga bisa menahan diri untuk merasa dirinya yang paling benar dan sanggup menahan amarah sehingga tidak praktis terpancing emosinya untuk berbuat kemudharatan.

melaluiataubersamaini berpuasa di bulan Ramadhan serta kesadaran akan pentingnya Al-Qur'an, dibutuhkan umat Islam sanggup kembali menuju peradaban yang berlandaskan pada Firman Allah SWT. Sebuah peradaban umat insan yang bisa melahirkan generasi yang diberilmu berlandaskan kepada nilai-nilai pemikiran Islam, bukan genarasi yang kurang pintar yang bergelimang dengan hawa nafsu duniawi. INI tentunya impian para ulama Islam. Di bulan Ramadhan ini kita umat Islam diajarkan untuk terbiasa berpuasa serta mempelajari Al-Qur'an sehingga dengan puasa mata batin lebih peka dengan demikian sanggup mengungkap nilai-nilai ilahiyah yang  terkandung di dalam Ayat-ayat AlQuran.

Al-Qur'an Kuncinya

Berbagai macam kerusakan yang sudah timbul di dunia ini mulai dari kerusakan alam sampai kerusakan sosial yakni akhir jauhnya insan dari Al-Qur`an. Bagi umat Islam sendiri Al-Qur'an dikala ini sangat jauh meskipun dekat. Akibat kolonialisme/penjajahan di dunia Islam, sekarang masih banyak muslim yang tidak mengerti akan bahasa Al-Qur'an. Sehingga meskipun jutaan kali sudah membaca Al-Qur'an , banyak muslim (khususnya di luar timur tengah) yang spesialuntuk sekedar baca saja, tidak mengetahui makna dari ayat yang sedang dibacanya, apalagi yang tidak pernah mengenal sedikitpun wacana Al-Qur`an. 

Oleh lantaran itu, untuk membangun kembali peradaban Agung Umat Islam, hal yang sangat penting dilakukan yakni mentenarkan kembali bahasa AlQur`an kepada umat Islam. INI PR kita sebagai muslim, apa yang perlu dilakukan biar bahasa Al-Qur'an sanggup menjadi bahasa yang penting untuk dipelajari menyerupai bahasa Inggris yang dirasakan sangat penting untuk dikuasai oleh orang di dunia ini.?

Di dalam Al-Qur'an terkandung nilai-nilai yang sanggup menjadi contoh untuk mengatasi banyak sekali duduk perkara di dunia ini. Berbagai kisah peradaban masa lalu, sanggup dijadikan pelajaran bagaimana seharusnya insan membangun peradabannya. Berbagai ketetapan (hukum sosial dan juga aturan alam) yang ada seharusnya menjadi contoh dalam mengatur tata hidup manusia. 

Pada intinya, kalau kita umat Islam ingin membangun peradaban, maka peradaban yang seharusnya dibangun yakni peradaban Qur`ani. Melihat begitu dominanya muslim di negara Indonesia ini, kalau pemerintah fokus ingin mengatasi banyak sekali duduk perkara yang timbul dikala ini, seharusnya pemerintah dalam bidang pendidikan memdiberi porsi yang cukup banyak dalam mempelajari Al-Qur'an. Sehingga generasi muda muslim kagum dengan kitab sucinya, tidak spesialuntuk terkagum-kagum dengan ilmu pengetahuan sains saja. Sehingga akan muncul para ilmuwan yang mengenal Tuhannya, bukan ilmuwan yang sekuler yang spesialuntuk mementingkan hawa nafsunya saja.

0 komentar

Posting Komentar